Ketika Bulan Jatuh (Part II)
Oke, ngelanjutin resensi kemarin... Singkat aja ya... ... Maka, seperti yang dikehendaki pemerintah, masyarakat tetap tenang. Bahkan ketika malam Bulan purnama, dan Bulan tampak lebih besar dari biasanya, alih-alih ketakutan, orang-orang justru senang dan berharap Bulan selamanya tampak sebesar itu. Akhirnya setelah bunker-bunker selesai dibangun, melalui gereja, masyarakat diberitahu apa yang sebenarnya akan terjadi. Maka gemparlah dimana-mana. Di sisi lain, Edgar Hopkins merasa lega karena tidak lagi menyimpan rahasia--sekarang ia bisa bercerita dan bertukar pikiran dengan orang-orang mengenai bencana yang diramalkan akan terjadi itu. Hari berganti hari, tibalah hari yang menurut kalkulasi para ahli Bulan akan pecah dan jatuh pada hari itu. 3 Mei, jam 8 malam. Sejak pagi orang-orang bersiap untuk masuk ke bunker perlindungan. Namun Hopkins berniat akan tinggal di rumahnya sendiri, apapun yang akan terjadi. Dia merasa senang karena ternyata bukan dia sendiri yang ingin tinggal di...